Berita

Bupati Boyolali Seno Samodro/Net

Politik

Habiburokhman: Wajar Bupati Boyolali Dilaporkan Ke Polisi

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 | 19:56 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Anggota Direktorat Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Capres-Cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Habiburokhman menilai pernyataan Bupati Boyolali Seno Samodro sebagai bentuk ujaran kebencian.

Seno melakukan hal tersebut saat demonstrasi aksi bela 'Tampang Boyolali' pada Minggu (4/11) di gedung Balai Sidang Mahesa, Boyolali, Jawa Tengah. Saat berpidato, Seno mengucapkan umpatan untuk Prabowo dalam bahasa Jawa.

Menurut Habiburokhman penggunaan kalimat yang dilontarkan Seno bisa mengarah pada ujaran kebencian. Terlebih masyarakat sudah tahu maksud dari kalimat tersebut sudah keterlaluan dan kasar.


"Itu memang bukan sekedar mencemarkan nama baik pak Prabowo tapi itu juga, menurut kami bentuk ujaran kebencian," kata Habib kepada wartawan di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Selasa (6/11).

Seno, kata Habiburokhman, sudah jelas melanggar UU No 7/2017 yang melarang seorang pejabat melakukan tindakan yang menguntungkan atau yang merugikan salah satu pasangan calon. Untuk itu, wajar jika Bupati Boyolali dilaporkan ke Kepolisian.

"Karena ini delik umum sehingga tidak harus yang merasa dirugikan yang melaporkan, kami berharap persoalan ini bisa diusut tuntas secara hukum pihak-pihaknyang nanti terbukti bersalah bisa mempertanggungjawabkannya," ujarnya. [nes]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya