Berita

Ilustrasi/Net

Politik

PDIP Tidak Ingin Capresnya Kalah Lagi Di Jabar

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 | 18:47 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Jawa Barat sebagai provinsi dengan populasi terpadat menjadi salah satu daerah di mana Joko Widodo (Jokowi) kalah dalam Pilpres 2014 lalu.

Namun, hasil survei terbaru Indopolling Network Research and Consulting mencatat pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengungguli rivalnya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Tentu kami semakin optimis dengan hasil ini. Ini yang menjadi tantangan kita untuk mengkapitulasi hasil tersebut," jelas politisi senior PDI Perjuangan Bambang DH di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta, Selasa (6/11).


Kendati selama ini Jabar dikenal sebagai basis Islam yang kuat, namun kubu banteng moncong putih yakin akan memperoleh suara maksimal dalam Pileg dan Pilpres 2019 mendatang.

"Kami tentu tidak ingin mengulangi kekalahan di Pemilu 2014. Kami belajar dari kegagalan itu," ujar Bambang.

Basis Islam selalu diidentikkan dengan politik identitas dan primordialisme. Namun begitu, Bambang optimistis kecenderungan tersebut bisa digerus dengan pembawaan komunikasi dan program yang baik.

"Bagus itu masukan dari Profesor Kikiek yang mencontohkan Mas Ara (Maruarar Sirait) bisa menang dua periode di daerah SMS, Subang-Majalengka-Sumedang. Artinya, berarti bisa dengan pendekatan komunikasi yang baik," demikian Bambang. [wah]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya