Berita

Foto: RMOL

Nusantara

Keluarga Histeris Melihat Lokasi Jatuhnya JT-610, Nama Korban Terus Dipanggil

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 | 12:58 WIB | LAPORAN:

Seluruh keluarga korban tak kuasa menahan tangis saat tiba di lokasi jatuhnya pesawat PK-LQP Lion Air JT-610, perairan lepas Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat, siang ini (Selasa, 6/11).

Pesawat nahas dengan 189 orang di dalamnya ini diperkirakan jatuh di koordinator 05 derajat 46 detik 15 menit selatan 107 07 menit 16 detik bujur timur.

Tak berselang lama usai mengikuti doa bersama di dalam tenda yang disediakan tim Basarnas, pihak keluarga bersama rekan kerja korban dipersilakan untuk menuju geladak kapal KRI Banjarmasin-592.


"Silakan pihak keluarga untuk keluar tenda jika ingin melihat lokasi jatuhnya pesawat," kata seorang pembawa acara doa bersama dan tabur bunga dari atas panggung, KRI Banjarmasin-592, mengarahkan.

Sontak, masing-masing keluarga korban berdiri dari tempat duduknya dan bergegas menuju dek kapal yang berwarna abu-abu tersebut.

Teriknya sinar matahari tak dihiraukan. Mereka tetap fokus melangkah.

Sesampai di dek kapal, tangis keluarga dan rekan kerja korban pun pecah saat mengalihkan pandangan ke perairan lepas Tanjung Pakis. Nama-nama korban terus dipanggil. Bahkan ada yang menangis histeris. Ada juga yang jatuh pingsan sehingga harus digotong.

Petugas yang ada di atas KRI Banjarmasin-592 pun bergerak mendampingi mereka satu per satu. Memayungi mereka dari terpaan sinar matahari sembari berusaha menenangkan.

"Sabar ya," ucap seorang petugas yang mendampingi perempuan paruh baya berkerudung hitam.

Namun tetap perempuan itu terus meluapkan emosinya. "Iya tapi nggak gini juga," katanya menangis sesegukan.[wid]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya