Berita

Kombes Pol Triawan (tengah)/RMOL

Nusantara

Inilah Rincian Data Antemortem Dan Postmortem Korban Lion Air

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 | 11:53 WIB | LAPORAN:

RS Polri Said Sukanto telah menerima sebanyak 256 data antemortem. Jumlah tersebut termasuk data antermortem dari Polda Bangka Belitung sebanyak 43 data pelapor.

Hingga kini data antemortem dan postmortem korban penumpang pesawat PK-LQP Lion Air JT-610 terus dikumpulkan di RS Polri Said Sukanto untuk selanjutnya diidentifikasi.

"Jumlah data yang sudah terverifikasi sebanyak 189. Data postmortem sebanyak 163 kantong jenazah. Kemudian data postmortem dari DNA sebanyak 429 sampel," papar Kepala Bagian Operasional Medis Pusat Kedokteran dan Kesehatan RS Said Sukanto Kombes Pol Triawan dalam jumpa pers di RS Polri Said Sukanto, Jakarta Timur, Selasa (6/11).


Selain itu yang sudah teridentifikasi yaitu sebanyak 27 jenazah, di antaranya sembilan perempuan dan 18 laki-laki.

Sementara untuk pendampingan psikologi keluarga korban juga terus dilakukan dengan mengerahkan 132 pendamping.

Antemortem merupakan data fisik khas dari korban sebelum meninggal dunia yang meliputi barang bawaan, aksesoris, tato, tanda lahir, foto diri, cacat tubuh, bekas luka, berat dan tinggi badan, serta sampel DNA, dan sidik jari.

Sementara postmortem yaitu data-data fisik yang diperoleh melalui personal identification setelah korban meninggal dunia.

Data fisik tersebut yaitu golongan darah, sidik jari, konstruksi gigi dan foto korban pada saat ditemukan.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya