Berita

Massa Pergerakan Pemuda Jakarta melakukan demonstrasi di depan Balaikota/RMOL

Nusantara

Kebijakan Anies Diprotes Pemuda Jakarta

SENIN, 05 NOVEMBER 2018 | 20:38 WIB | LAPORAN:

Puluhan pemuda yang tergabung dalam Pergerakan Pemuda Jakarta (PPJ) menyabangi kantor Anies Baswedan di Balaikota DKI Jakarta, Senin (5/11).

Mereka mengelar aksi unjuk rasa terkait kebijakan Anies yang dinilai tidak tepat sasaran. Bahkan mereka menyebut kebijakan gubernur DKI Jakarta itu mengalami kemunduran. Salah satu contohnya adalah soal keberadaan  rumah DP nol rupiah.
 
Menurut PPJ realisasi rumah DP nol rupiah seperti dipaksakan lantaran skema pembiayan yang tidak jelas dan belum tepat sasaran.


Adapun rincian pembiayaan rumah DP nol Rupiah Samawa dapat lunas dalam jangka waktu maksimal 20 tahun dengan menggunakan dua skema yakni cicilan Rp2,8 juta/bulan, jangka waktu 20 tahun, dengan estimasi penghasilan Rp5,73 juta/bulan. Serta, cicilan Rp2,4 juta/bulan, dalam jangka waktu 15 tahun. Skema tersebut sangat memberatkan masyarakat miskin ibu kota.

"Dengan estimasi penghasilan Rp 6,93 juta/ bulan. Dengan skema cicilan demikian itu rakyat miskin Jakarta tidak bisa membeli rumah tersebut," ucap Kordinator PPJ Wasil di depan Balaikota.

Bukan hanya rumah DP nol Rupiah, massa aksi juga menilai Pedagang Kaki Lima di Jakarta semakin semrawut dan tak teratur. Khususnya dikawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Karenanya, mereka meminta agar disisa waktu, Anies harus mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi disaat pemerintahaannya.

"PKL kembali menyerbu trotoar sebagai lokasi berjualan di Tanah Abang Anies Baswedan dinilai gagal menata PKL. Pemprov DKI seperti tidak punya konsep dalam menata PKL," tutup Wasil. [nes] 


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya