Berita

Foto/RMOL

Hukum

BNP2TKI Keluhkan Kendala Tangani Kasus Tuty Tursilawati

SENIN, 05 NOVEMBER 2018 | 19:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia mengeluhkan kendala yang dihadapi terkait eksekusi mati TKI asal Majalengka Tuty Tursilawati.

Menurut Direktur Kerja Sama Luar Negeri BNP2TKI Freddy Pangabean, masalah terbesar adalah upaya negosiasi. Sebab Arab Saudi berbeda dengan Malaysia.

"Jujur, memang ini ada dua hal yang berbeda antara Arab saudi dengan Malaysia. Malaysia kalau kita lihat sistem hukumnya sampai dia bisa menjadi inkrah, kemudian keputusan terakhir itu yang bisa memberikan grasi adalah raja," jelasnya dalam diskusi bertajuk 'Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia' di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (5/11).


Freddy mengatakan, upaya yang dilakukan pemerintah dalam menangani TKI yang terancam hukuman mati dapat diukur dari hubungan bilateral dengan negara terkait.

"Bisa memaklumi bahwa Arab Saudi ini kan tidak mengenal namanya perjanjian bilateral," katanya.

"Kami memahami sebenarnya bahwa kalau untuk yang untuk Arab Saudi ini, proses itu kita semua ikuti," tambah Freddy. [wah]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya