Berita

Firman Soebagyo/Net

Politik

PEMILU 2019

Golkar: PDIP Menempati Posisi Pertama Karena Faktor Jokowi

SENIN, 05 NOVEMBER 2018 | 12:55 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Berdasarkan hasil survei LSI Denny JA, Jumat (2/11) lalu diperoleh hasil penurunan suara Partai Golkar akibat efek bakpao mantan ketua umumnya Setya Novanto.

Sementara PDI Perjuangan menempati posisi pertama disusul dengan Partai Gerindra di urutan kedua untuk 10 provinsi yang memiliki populasi padat.

Politisi Golkar, Firman Soebagyo menilai wajar jika PDIP menempati posisi pertama karena kuatnya pengaruh kadernya, Presiden Joko Widodo.


"Kalau pemilu yang akan datang kan rumusnya sederhana, PDIP menempati posisi pertama karena orang melihat Pak Jokowi-nya," kata Firman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (5/11).

Menurut dia hal tersebut sama dengan yang dialami oleh Partai Demokrat sewaktu periode 2004-2009. Karena petahana yang sedang memimpin lebih mendapat kecenderungan di atas angin.

"Masyarakat kita ini masih patron terhadap figur apalagi kalau pemimpinnya tidak punya masalah seperti Pak Jokowi sekarang," ungkapnya.

Bahkan Anggota Komisi II DPR itu menilai dinamika politik di setiap negara demokrasi di manapun seperti itu. Partai dari petahana cenderung memiliki elektabilitas yang baik.

"Begitu juga di Amerika Serikat dulu waktu Partai Demokrat yang mimpin surveinya meningkat, sekarang ganti Partai Republik," pungkas Firman. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya