Berita

Jokowi/Net

Politik

Dapat Dukungan Keluarga Ratu Atut, Jokowi Optimistis Menang Di Banten

MINGGU, 04 NOVEMBER 2018 | 19:17 WIB

Calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) mengaku optimis dapat menang di wilayah Banten pada 2019 nanti.

"Posisi terakhir kira-kira tiga minggu lalu hasil survei di Banten kita kalah sembilan persen, perlu kerja keras kita semuanya. Insya Allah survei lagi Desember saya yakini sudah berubah karena sudah ada kesanggupan-kesanggupan dari keluarga besar Tubagus Chasan Sochi," jelas Jokowi saat Konsolidasi Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja Provinsi Banten di Serpong, Minggu (4/11).

Jokowi bersama calon wakilnya Kiai Ma'ruf Amin pada Sabtu kemarin (3/11) mendapat dukungan tokoh Banten Tubagus Chasan Sochi yang merupakan ayah mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. Juga dari keluarga besarnya seperti Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, dan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany.
"Keluarga besarnya bertekad nanti pertengahan Desember, survei hasilnya akan berubah. Di sini juga memiliki semangat yang sama, insya Allah Desember nanti berubah karena para ulama, kiai siap menyampaikan tekad yang sama. Karena kita tahu calon wapres Ma'ruf Amin adalah putra asli provinsi ini," papar Jokowi.

"Keluarga besarnya bertekad nanti pertengahan Desember, survei hasilnya akan berubah. Di sini juga memiliki semangat yang sama, insya Allah Desember nanti berubah karena para ulama, kiai siap menyampaikan tekad yang sama. Karena kita tahu calon wapres Ma'ruf Amin adalah putra asli provinsi ini," papar Jokowi.

Sedangkan berdasarkan survei internal, dukungan masyarakat desa kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf tidak goyah selama satu tahun belakangan.

"Mereka diterpa isu apa saja tidak goyah. Kalau orang kota masih goyah karena orang kota pegang gadget, handphone jadi gampang kena hoax di media sosial, banyak diterpa kabar bohong," jelas Jokowi.

Dia pun berpesan agar di tahun politik ini semua prose mejelang pemilu harus dilakukan secara beretika.

"Kalau sudah dijelaskan rakyat akan mengerti bahwa pemerintah sudah kerja keras. Mari berpolitik dengan beretika, bertata krama. Selalu saya kemukakan agar tidak main hantam kromo," tegas Jokowi seperti diberitakan Antara. [wah]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya