Berita

Syachrul Anto (kiri)/Rep

Nusantara

LION AIR JATUH

Syachrul Anto, Gugur Saat Proses Pencarian Lion Air PK-LQP

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 | 10:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Seorang penyelam bernama Syachrul Anto meninggal dunia saat proses pencarian korban dan badan pesawat Lion Air PK-LQP di perairan Karawang, Jawa Barat.

Syachrul meninggal dunia pada Jumat malam (2/11). Dia diketahui penyelam sipil yang berada di bawah Basarnas saat proses pencarian Lion Air PK-LQP.

Leader Indonesia Diving Rescue Team (IDRT), Bayu Wardoyo mengatakan, pihaknya bukan mengajukan diri, tapi ada di bawah koordinasi Basarnas.


Jelas Bayu, Syachrul Anto adalah penyelam handal, dia memiliki jiwa sosial yang tinggi. Dalam beberapa proses pencarian kecelakaan di laut, dia sering diikutkan.

Adapun kronoligis gugurnya Syachrul Anto. Pada pukul 22.10 WIB, Basarnas membawa pasien kecelakaan (Syachrul Anto) ke RSUD Koja, Jakarta Utara.

Syachrul adalah pasien kecelakaan yang tenggelam pada saat proses evakuasi korban Lion Air, dengan kondisi dalam keadaan tidak sadar, tidak ada respons, tidak ada denyut nadi, tidak ada napas.

Pukul 22.30 WIB telah dilakukan pemeriksaan korban di IGD RS Koja dan nyatakan sudah meninggal.

Dokter RS menyarankan untuk dilakukan otopsi ke RSCM guna mencari penyebab pasti kematian, akan tetapi dari Basarnas dan keluarga menolak dan ingin langsung di bawa keluarga untuk disemayamkan.

Penyebab gugurnya Syachrul Anto menunggu informasi resmi dari Basarnas.
Adapun jenazah almarhum sudah diterbangkan ke Surabaya bersama keluarga pada pagi tadi pukul 05.00 WIB.

"Yang mengurus semuanya ini Basarnas mulai dari dibawa ke RS Koja sampai ke kampung halamannya, dimakamin juga pakai cara Basarnas," kata Bayu Wardoyo di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (3/11). [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya