Berita

Reses Sabam Sirait/Net

Politik

Sabam Sirait: Indonesia Harus Jadi Negara Yang Mendamaikan Dunia

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 | 07:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Respons pemerintah Indonesia kepada Kerajaan Arab Saudi terkait dengan hukum pancung kepada tenaga kerja Indonesia (TKI) bernama Tuty Tursilawati tanpa notifikasi terlihat sangat datar.

Demikian disampaikan Luther dari IDM Finansial. Padahal, sambung Luther, sikap berbeda ditujukan pemerintah Indonesia terkait dengan sikap-sikap Israel.

Misalnya, Indonesia mengecam keras Israel ketika mau memindahkan ibukota dari Tel Aviv ke Yurusalem. Indonesia juga mengutuk keras ketika Israel membom rumah sakit Indonesia di Palestina.


Hal ini dikatakan Luther saat menyampaikan aspirasi dalam reses Anggota DPD RI dari DKI Jakarta, Sabam Sirait, bersama dengan Komunitas Wartawan Nasrani (Pewarna), Komunitas Forum Komunikasi 5 Puak Seluruh Indonesia (Formasi) dan Komunitas Muda Cililitan. Hadir sekitar 100 orang dalam reses pekan ini.

Sebagai Senator, dalam keterangannya (Sabtu, 3/11), Sabam Sirait mengatakan bahwa ia akan menyampaikan aspirasi Luther terkait dengan hukuman pancung kepada Tuty tersebut. Politisi senior yang sudah berjuang di era 7 Presiden sejak zaman Bung Karno hingga Presiden Joko Widodo ini akan melaksanakan fungsi dan tanggungjawabnya secara maskimal.

Terkait dengan Israel, mantan anggota Komisi I DPR ini menegaskan bahwa Indonesia memang tak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Komitmen ini dijalankan Indonesia sesak zaman Bung Karno karena Israel dianggap masih melakukan penjajahan kepada negara Palestina. Dan kata Bung Karno, Indonesia akan senantiasa berada paling depan menolak tindakan penjajahan.

"Penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Indonesia juga akan menjadi negara yang mendamaikan dunia. Ini amanat Pembukaan UUD 1945," kata Sabam, yang sering demo di jalanan memperjuangkan Kemerdekaan Palestina dan  merupakan ayah dari tokoh vokal Senayan Maruarar Sirait ini. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya