Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Prodem: Langkah Menhub Pecat Direktur Teknik Lion Air Sudah Tepat

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 | 04:20 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sekjen Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem), Satyo Purwanto mengacungi jempol keberanian Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi yang memecat Direktur Teknik Lion Air atas tergadi kecelakaan Pesawat Lion Air di Tanjung Pakis Karawang, belum lama ini.

Aktivis 98 yang akrab disapa Komeng ini menilai pemecatan tersebut sudah tepat, mengingat maskapai ini sudah terlalu banyak masalah. Mulai dari delay sampai pelayanan yang kerap mendapat protes konsumen.

"Pemecatan ini sudah tepat, meskipun jika di lihat dari jumlah korban harus ada sanksi lebih besar lagi. Apalagi maskapai ini banyak masalah. Saya mengusulkan maskapai ini ditutup saja," kata Komeng kepada wartawan, Jumat (2/11).


Komeng menyarankan, selama proses penyelidikan ada baiknya Lion Air ini izin terbangnya ditutup terlebih dahulu untuk semua rute. Karena ini bukan hanya keluarga korban yang dirugikan, pemerintah juga dirugikan.

"Kita semua berempati dan berduka kepada keluarga korban, tapi ada baiknya ini kita serahkan semuanya kepada pihak yang berwenang, tidak ada komentar-komentar lain apalagi mengaitkan kepada kinerja Kemenhub yang dalam hal ini sudah bekerja keras," ujarnya.

Tidak hanya itu, Kemenhub dengan KNKT juga diharapkan melakukan investigasi mendalam atas kejadian ini. Permasalahan yang ada di Lion Air ini sudah kerap terjadi, artinya ada managemen yang bokbrok di dalamnya. Padahal, dalam sebuah industry transportasi, keselamatan adalah yang paling utama.

"Lion ini sudah sering terjadi, saya minta investigasi semua pesawat Lion, ini untuk memberikan efek jera. Karena dalam kecelakaan ini jangan sampai menimbulkan citra negatif dunia internasional kepada penerbangan Indonesia," jelasnya.

Komeng menambahkan, kasus ini harus menjadi pelajaran semua pihak. Termasuk maskapai penerbangan lain. Untuk Kemenhub segera melakukan langkah tegas lainnya, kalau perlu kata dia, pecat Direktur Utama Lion Air.

"Jika dalam investigasi ditemukan pelanggaran, sebaiknya pecat Direktur Utama dan tutup Maskapai ini, ini agar ada komitmen dan perbaikan dalam dunia penerbangan Indonesia," tandasnya. [nes]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya