Berita

Politik

Tak Punya Rasa Malu, Jokowi Harus Pecat Menhub Budi Karya!

JUMAT, 02 NOVEMBER 2018 | 11:42 WIB | LAPORAN:

.Keputusan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi membebastugaskan Muhammad Asif dari jabatan direktur Teknis Lion Air dipandang janggal..

Asif dipecat menyusul tragedi Lion Air JT-610 dengan 189 orang penumpang beserta kru di dalamnya pada Senin (29/10) lalu.

Direktur Center For Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi mengkritisi seharusnya yang dilakukan pertama oleh Menhub bukan menyalahi pihak perusahaan maskapai Lion Air.


"Tapi seharusnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengundurkan diri karena malu atas pesawat tragedi Lion Air tersebut, tiru pejabat negara atau setingkat menteri seperti di negara Jepang. Kalau terjadi tragedi kecelakaan mereka langsung mengundurkan diri karena punya rasa malu," tegas Uchok dalam keterangannya, Jumat (2/11)..

Ia mencontohkan, tragedi tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba yang diduga 193 orang hilang. Kemudian, Kapal Motor Penumpang (KMP) Bandeng Tujuan Tobelo Halmahera Utara-Bitung, Sulawesi Utara. Ada juga KM Lestari Maju yang tenggelam di perairan Selayar, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan dengan 12 orang meninggal.

"Banyak korban atas tragedi di moda angkutan udara dan laut, kami dari CBA meminta kepada Presiden Jokowi harus peka atas tragedi tersebut," ujarnya.

Kepekaan seorang presiden itu, menurut dia, terlihat ketika melakukan pemecatan kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi karena bersangkutan tidak mengundurkan diri.

"Pemecatan Menhub Budi harus dilakukan demi menghormati para korban yang sudah meninggal dunia," tandasnya.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya