Berita

Taufiqulhadi/RMOL

Hukum

Komisi III DPR: Bisa Jadi Novel Baswedan Kena Hukum Karma

JUMAT, 02 NOVEMBER 2018 | 11:31 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Penyidik senior KPK, Novel Baswedan masih menuntut keadilan terkait penyiraman air keras terhadap dirinya kepada aparat penegak hukum.

Terlepas dari polemik tersebut, sebelumnya saat masih bertugas di Polda Bengkulu, Novel pernah melakukan penembakan terhadap para pencari sarang burung walet.

Sehingga menurut Anggota Komisi III Fraksi Nasdem, Taufiqulhadi, di luar konteks hukum dia menyarankan agar Novel mengingat apa yang pernah dilakukannya di masa lalu.


"Biasanya, apa yang menimpa terhadap kita sekarang, tidak lepas dari perbuatan kita di masa lalu. Itu orang menyebutnya, hukum karma," ucap Taufiq kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (2/11).

Hukum sebab akibat itu pasti dan akan terus berlaku selama ada kehidupan. Seperti itulah gambaran yang disampaikan oleh Taufiq terkait polemik yang menimpa Novel.

"Mungkin ini balasan dari Tuhan, Pak Novel coba merenungkan itu," imbuhnya.

Saran dia, introspeksi diri dan mendekat kepada Tuhan YME lebih baik untuk dilakukan dalam kondisi saat ini.

"Kepada Pak Novel coba diingat-ingat apa yang pernah dilakukan di masa laku. Misalnya seperti yang pernah dilakukan di Bengkulu," imbuhnya lagi.

Kemarin, Wadah Pegawai KPK memperingati 500 hari penyerangan terhadap Novel Baswedan di gedung KPK. [rus]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya