Berita

Syeikh Dr. M. Adnan al-Afyouni/RMOL

Dunia

Mufti Damaskus: Suriah Tidak Akan Pernah Kalah

JUMAT, 02 NOVEMBER 2018 | 09:27 WIB | LAPORAN:

Konflik yang melanda Suriah selama delapan tahun hingga kini murni disebabkan krisis politik.

Mufti Damaskus sekaligus Dewan Rekonsiliasi Nasional Suriah Syeikh Dr. M. Adnan al-Afyouni menyampaikan banyak negara yang terlibat dalam konflik atau krisis Suriah.

"Dan mereka bertempur untuk memperjuangkan kepentingan masing-masing," ujar Syeikh Adnan di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (1/11) malam.


Gencatan senjata yang dilakukan oposisi didukung campur tangan asing tidak akan melemahkan Suriah. Bahkan Syeikh Adnan menegaskan, Suriah merupakan negara teraman di dunia, bahkan melebihi Eropa.

"Kami di Suriah tidak mengenal adanya perang etnis atau suku. Suriah termasuk negara yang paling murah dalam kebutuhan-kebutuhan pokok hidup," lanjut Syeikh Adnan.

Makanya tidak ada orang miskin di Suriah sejak lama, bahkan ketika ada konflik perang.

"Lalu kenapa orang-orang ini kemudian beroposisi melakukan perlawanan terhadap pemerintah? apakah karena mereka miskin atau karena masalah agama atau politik?" tutur Syeikh Adnan.

Syeikh Adnan menceritakan, konflik yang terjadi sebetulnya bermula dari lengsernya rezim Presiden Tunisia, Moncef Marzouki berlanjut ke Mesir.

"Kemudian berpindah ke Yaman dan hingga hari ini Yaman diporak-poranda dengan konflik tersebut, berlanjut ke India dan terjadi krisis yang hebat hingga banyak orang turun dari takhtanya," urainya.

Hingga kemudian kata Syeikh Adnan, para oposisi menguatkan tekad untuk menyapu bersih Suriah. Mereka berpikir Suriah akan kalah seperti negara-negara lain.

"Akan tetapi hal itu tidak terjadi, karena tujuan mereka adalah politik," pungkasnya.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya