Berita

Foto: RMOL

Dunia

Hanya Pelajar Indonesia Bertahan Di Suriah

JUMAT, 02 NOVEMBER 2018 | 07:22 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Suriah memberikan beasiswa perguruan tinggi kepada 30 mahasiswa Indonesia.

Pemberian beasiswa berlangsung dalam acara bertemakan Jangan Suriahkan Indonesia yang digelar oleh Ikatan Alumni Syam Indonesia (Alsyami) di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Kamis malam (1/11). Hadir pula Dewan Rekonsiliasi Nasional Suriah Syeikh Dr. M. Adnan al-Afyouni.

"Semuanya 30 mahasiswa yang pada bulan ini tanggal 16 November ini diberangkatkan ke Suriah,"ujar Syeikh Adnan.


Lebih lanjut Syekh Adnan menuturkan, beasiswa luar negeri ini satu-satunya yang diberikan untuk Indonesia. Mengingat Indonesia tetap mempertahankan kedutaannya di Suriah di tengah suasana konflik.

"Dan kami akan terus mengawal dan merekatkan hubungan baik Indonesia dan Suriah. Saya apresiasi diplomasi Indonesia yang mempertahankan kedutaan kita di Suriah dan ini merupakan apresiasi," tuturnya.

Syeikh Adnan menyebutkan, ada banyak pelajar/mahasiswa dari 60 negara yang belajar di berbagai perguruan tinggi ataupun di pesantren-pesantren di Suriah, namun yang paling mengesankan pelajar dari Indonesia.

"Pada awal konflik semua mahasiswa kembali ke negaranya, akan tetapi mahasiswa Indonesia tetap bertahan di Suriah," tuturnya.

Syekh Adnan menceritakan, saat awal konflik terjadi, para pelajar Indonesia sempat bertanya kepadanya tetap bertahan di Suriah atau kembali ke Tanah Air.

"Ini keputusan yang saya kembalikan kepada kalian di sini, jika kalian ingin pulang maka itu urusan kamu, akan tetapi apabila kalian berada di sini maka kami akan melindungi selama kami bisa melindungi," ulasnya.

"Dan hingga sampai saat ini pelajar Indonesia masih berada di Suriah, Indonesia baik diplomasi yang diperankan oleh pemerintah maupun sikap-sikap yang dilakukan para pelajar mencerminkan satu sikap kesantunan diplomasi yang hingga saat ini sangat mengesankan bagi rakyat Suriah," sambungnya.[wid]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya