Berita

Ferdinand Hutahaean/RMOL

Politik

Demokrat Ingatkan Jokowi Dan Ma'ruf Tidak Permainkan Rakyat Dengan Esemka

KAMIS, 01 NOVEMBER 2018 | 12:09 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Janji politik Joko Widodo-Jusuf Kalla pada Pilpres 2014 lalu adalah membuat industri mobil nasional bersama Esemka. Namun 4 tahun berselang, janji itu tak kunjung ditunaikan.

Baru-baru ini muncul lagi wacana tersebut menjelang Pilpres 2019. Kali ini, pernyataan itu dilontarkan oleh KH. Ma'ruf Amin yang notabene adalah cawapres Jokowi di Pilpres tahun depan.

Jurubicara Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menilai, pernyataan Kiai Ma'ruf itu seperti melontarkan janji baru tapi kosong implementasi.


"Pak Kiai Ma'ruf bilang Oktober akan diluncurkan mobil Esemka. Tapi Pak Jokowi bilang tidak pernah mewacanakan itu. Bagi kita lucu kalau ada pemimpin seperti itu," ungkap Ferdinand kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (1/11).

Hal itu, sambung Ferdinand, seperti mempermainkan rakyat dengan janji-janji kosong. Seharusnya janji atau wacana yang dilempar ke publik itu dipikirkan terlebih dahulu secara matang.

"Rakyat kita akhirnya dipermainkan dengan dipenuhi janji bohong, hoax dan realisasinya tidak ada sama sekali," tegasnya.

Menurut dia, agar wacana ini tidak berlarut-larut yang membuat rakyat temankan, Presiden Jokowi harus memberi penjelasan yang sejelas-jelasnya kepada rakyat.

"Pak Jokowi harusnya bisa menjelaskan ke publik karena ini janji politik dia di tahun 2014," pungkas Ferdinand. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya