Berita

Bisnis

LPEI Berhasil Buka Peluang Ekspor UKM Binaan

KAMIS, 01 NOVEMBER 2018 | 04:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Trade Expo Indonesia (TEI) yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD) selama lima hari, mulai tanggal 24 hingga 28 Oktober terbilang sukses.

Sebab, transaksi yang diperoleh dalam event itu diklaim mencapai 8,45 miliar dolar AS atau sekitar Rp 126 triliun.

Ada andil Lembaga Pembayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dalam menyukseskan acara tersebut. Ini lantaran LPEI memboyong sebanyak 44 UKM binaannya.


UKM yang diboyong itu telah diberi pelatihan dalam program Coaching Program for New Exporters (CPNE).

"Melalui program CPNE ini, LPEI melakukan pendampingan, pelatihan packaging, bagaimana membuat desain yang baik, bagaimana memasarkan, juga bagaimana meng-handle order. Ini sudah kami lakukan sejak 2015," jelas Direktur Eksekutif LPEI, Sinthya Roesly dalam keterangan tertulisnya, Rabu (31/10).

Upaya LPEI mempertemukan UKM binaan dengan pembeli luar negeri pada acara TEI berbuah hasil yang signifikan. Sejumlah UKM berhasil melakukan kerjasama dengan pembeli luar negeri.

Salah satunya, PT Fahmi Bintang Andalas Bersaudara, yang berhasil menandatangani nota kesepahaman (MoU) ekspor dengan Arabia Intiqaa Trading SDN BHD asal Yaman, senilai 50 ribu dolar AS.

“Nota kesepahaman tersebut menyepakati bahwa PT Fahmi Bintang Andalas Bersaudara akan memproduksi dan mengekspor material bangunan, yaitu Boss Panel dari Indonesia ke Malaysia dan Mesir dengan jangka waktu lima tahun ke depan,” jelas Sinthya.

Direktur PT Fahmi Bintang Andalas Bersaudara, Farid Fahmi mengakui bahwa usahanya semakin terbantu saat mitra binaan LPEI. Program CPNE dari LPEI membuatnya semangat dalam mengarungi pasar global/

"Dengan adanya LPEI, saya bisa bertemu teman-teman UKM lainnya yang menambah semangat saya untuk mengembangkan produk ekspor yang lebih bermutu lagi," kata Farid. [ian]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya