Berita

Hendro Basuki/Net

Politik

Menerawang Di Kala Senggang: Mengokohkan PWI Berbasis Kekuatan Daerah

RABU, 31 OKTOBER 2018 | 18:28 WIB

MENGHARUKAN! Kata ini setidaknya mewakili perasaan saya melihat komposisi pengurus PWI pusat periode 2018-2023.

Mengapa saya terharu?

Pertama, sebagian besar pengurus inti datang daerah. Mereka adalah tokoh-tokoh yang jelas memiliki kapasitas, karena telah teruji di daerahnya masing-masing. Track record sudah jelas, dan reputasinya juga terukur.


Kedua, sebagian juga masih muda. Semangat ada, endurance terjaga, pemikiran masih "liar". Ini tentu merupakan energi bagi PWI ke depan.

Ketiga, tidak meninggalkan tokoh-tokoh senior yang telah mewarnai PWI selama ini. Kohesi kedua generasi ini penting untuk menjaga keberadaan organisasi wartawan dengan anggota yang mungkin terbanyak di dunia.

Keempat, dalam organisasi bukan saja ketua umum yang penting, tetapi lini kedua juga strategis. Lini kedua inilah yang menjadi napas dan operator organisasi.

Kelima, lini kedua yang banyak datang dari daerah mestinya lebih paham persoalan-persoalan/daerah. Artinya, ada reaksi cepat manakala ada persoalan daerah yang muncul ke permukaan.

Tentu saja, selalu ada kelebihan dan kekurangan dengan model rekruitmen posisi seperti itu. Kekurangannya pasti juga sudah diketahui teman-teman dalam kepengurusan baru ini. Tentu amat jauh dari bijak manakala saya tuliskan di sini.
Semua pengurus adalah tokoh yang disegani di daerahnya masing-masing, dan tentu memiliki kemampuan teknis organisasi yang sangat teruji.

Pengurus baru ini lahir dalam era abundance, berada dalam situasi sifting yang dahsyat. Era di mana pergeseran peta bisnis media yang bergeser begitu cepat. Koran-koran bertumbangan, iklan menyusut drastis. Dan, para wartawan mulai kehilangan pendapatan.

Kemungkinan yang akan terjadi seperti apa?

Mungkin, profesi ini tidak bisa lagi membanggakan. Kenapa? Tidak bisa lagi membanggakan keluarga. Para orang tua tentu tidak akan menganjurkan anak-anaknya menjadi wartawan.
 
Relasi antara wartawan dengan pemilik media dalam waktu dekat akan mulai muncul masalah. Gelombang PHK akan terjadi.

Di sinilah, PWI harus menempatkan diri sebagai organisasi pengayom bagi anak-anaknya yang dilanda masalah.

Sementara pada saat yang sama, PWI juga akan menghadapi persoalan-persoalan besar yang beberapa kali saya uraikan di sini.

Persoalan yang harus segera dijawab adalah, bagaimana merancang sistem pendidikan yang berkualitas tetapi mampu menyeimbangkan kemampuan wartawan di seluruh wilayah Indonesia. Wilayah luar Jawa harus diberi perhatian lebih besar dari pada Jawa. Usulan ini benar-benar saya garis bawahi berdasarkan pengalaman menguji beberapa tahun terakhir ini.

Seperti diketahui bersama, tegaknya organisasi profesi itu sebenarnya bersandar pada pendidikan dan penegakan etika profesi. Dua hal inilah yang semoga menjadi fokus PWI ke depan.

Terakhir, di tengah keharuan itulah, saya ingin mengucapkan selamat bekerja untuk pengurus pusat yang hebat ini. Kepada Anda semua, nasib kami dalam berorganisasi profesi titipkan.

Selamat berjuang, penuh semangat, dan sukses luar biasa. [***]

Hendro Basuki
Penulis adalah wartawan senior dan tokoh PWI

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya