Berita

Budi Karya Sumadi/RMOL

Politik

LION AIR JATUH

Gerindra: Menhub Harus Koreksi Diri Sendiri

RABU, 31 OKTOBER 2018 | 15:38 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi membebastugaskan Direktur Teknik Lion Air terkait jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di perairan Karawang, Jawa Barat.

Tindakan Menhub tersebut mengundang tanda tanya besar. Selain kapasitasnya ikut campur secara internal urusan perusahaan, Menhub juga terkesan cuci tangan.

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Bambang Haryo menilai tindakan Menhub tersebut keliru dan menyalahi prosedur.


"Seharusnya Pak Menhub memberikan sanksi kepada internal dari kementeriannya sendiri. Ini harusnya Menhub mengoreksi dirinya sendiri, mengevaluasi dirinya, bukan memecat Direktur Teknik Lion Air, ini keliru," ujar Bambang di komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (31/10).

Menurut Bambang, pesawat itu saat terbang dari Bali menuju Jakarta sudah memiliki masalah. Kemudian paginya mendapat izin terbang ke Pangkalpinang. Praktis di sini, Bambang menyebut pihak otoritas penerbangan juga melakukan kelalaian dengan pemberian izin tersebut.

"Lah, ini yang harusnya dikejar oleh Menhub. Ini yang bertanggung jawab karena semua pesawat yang berangkat atau tidak tergantung dari regulator," tegasnya.

Apalagi, pihak KNKT belum memberikan hasil penyelidikan terkait isi kotak hitam pesawat. Sehingga Menhub belum boleh mengeluarkan keputusan, apalagi menindak langsung Direktur Teknik Lion Air.

"Jadi ini satu kesalahan prosedur. Di sini ikut campur perusahaan. Kalau mau perusahaan dikenakan sanksi silakan setelah hasil temuan KNKT dan bukan hanya Direktur Teknik tapi keseluruhan perusahaan," pungkasnya. [lov]




Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya