Berita

Bambang Haryo/RMOL

Politik

Kemenhub Berhak Cabut Izin Maskapai Tak Patuh UU

RABU, 31 OKTOBER 2018 | 04:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Izin maskapai Lion Air terancam dicabut jika terbukti tidak melakukan Standard Operational Procedur (SOP) yang baik sesuai UU berlaku.

Anggota Komisi V DPR Fraksi Gerindra Bambang Haryo menjelaskan bahwa Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memiliki wewenang mencabut izin suatu maskapai, jika maskapai tersebut terbukti melanggar UU.

“Ya kalau misalnya Kementerian Perhubungan itu tak berani ya minta tolong ke Pak Jokowi untuk mencabut itu .Tapi ya malu, orang dia juga punya kewenangan kok,” ujar Bambang saat ditemui di komplek Parlemen, Jakarta, Senayan, Selasa (29/10).


Menurutnya, kelalaian yang mengakibatkan banyak nyawa melayang tidak bisa ditolerir. Sebab, nyawa tidak bisa ditukar dengan apapun, termasuk uang.

“Ini nyawanya tak terhingga, siapa yang mau mati? Dibayar Rp 2.000 triliun pun mereka nggak ada yang mau,” tegasnya.

Dalam dunia penerbangan, keselamatan menjadi hal utama. Mekanisme itu sudah diatur dalam UU 1/2009 tentang Penerbangan. Sehingga, jika ada maskapai yang menyepelekan masalah keselamatan penerbangan, maka izinnya bisa dicabut.

“Keselamatan ini adalah harga mutlak yang harus dilakukan jadi misalnya airlines itu tak bisa menyesuaikan dengan standarisasi maka wajib Kementerian Perhubungan untuk mencabut izinnya,” tandas Bambang. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya