Berita

Tuty Tursilawati/Net

Dunia

Sebelum Tuty Dieksekusi, Jokowi Dan SBY Surati Raja Salman

RABU, 31 OKTOBER 2018 | 03:13 WIB | LAPORAN:

Beragam upaya untuk meringankan hukuman yang diterima Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Majalengka, Jawa Barat, Tuty Tursilawasi sudah dilakukan pemerintah.

Bahkan, dua presiden sudah secara langsung berkirim surat ke Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz as Saud, agar Tuty tidak dieksekusi mati.

Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkirim surat di tahun 2011, sementara surat dari Presiden Joko Widodo dikirim di tahun 2016.


“Dua kali surat presiden kepada Raja Arab Saudi, masing-masing tahun 2011 (oleh SBY) dan tahun 2016 (oleh Jokowi),” ungkapnya dalam jumpa pers di Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Selasa (30/10).

Selain upaya hukum, Iqbal juga menyebut bahwa berbagai upaya litigasi serta non litigasi turut dilakukan pihak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Salah satunya,  dengan memfasilitasi keluarga Tuty untuk melakukan kunjungan ke Arab Saudi.

"Tiga kali difasilitasi mulai tahun 2012, 2015 dan 2018 terakhir baru kita lakukan pada tanggal 4 April lalu," tutur Iqbal.

Tuti dieksekusi mati pada tanggal Senin (29/10) kemarin. Dia divonis mati gara-gara membunuh majikannya sendiri. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya