Berita

Zulkifli Hasan/Humas MPR

Ketua MPR: Pilpres Bukan Persoalan Jokowi Dan Prabowo Saja

SELASA, 30 OKTOBER 2018 | 15:23 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan mengingatkan, pemilihan presiden (Pilpres) pada 17 April 2019, bukan semata persoalan dua kanidat calon presiden, Joko Widodo dan Prabowo Subianto saja.

Pilpres adalah persoalan seluruh rakyat Indonesia. Karena itu seluruh bangsa Indonesia harus terlibat dalam Pilpres tanpa terkecuali.

"Kita sudah sepakat untuk memilih demokrasi adalah cara kita dalam menentukan pemimpin. Karena itu seluruh masyarakat harus ikut andil dalam menentukan pemimpinnya. Tidak boleh ada satu orangpun yang melewatkan kesempatan itu, karena pilihan kita menentukan wajah Indonesia ke depan," kata Zulkifli.


Pernyataan itu dikemukakan ketika memberikan sambutan pada acara Temu Tokoh, Ulama dan Cendekiawan dengan ketua MPR di Hotel Mercure Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (29/10).

Untuk memilih pemimpin yang baik, lanjut Zulkifli, kuncinya adalah rakyat harus paham. Karena sesungguhnya, dalam negara demokrasi, rakyatlah yang berdaulat dan berkuasa. Karena itu rakyat harus paham bahwa dirinyalah yang sesungguhnya berkuasa.

"Dalam kehidupan kita, semua terkait dengan keputusan politik. Di Turki dulu tidak boleh melaksanakan salat Jumat, sehingga banyak masjid yang tutup, itu karena keputusan politik. Demikian juga kaum perempuan Turki sempat kesulitan mengenakan hijab itu juga terkait dengan keputusan politik. Intinya tidak ada yang tidak bisa lepas dari keputusan politik, memilih presiden, gubernur, bupati dan walikota, semua adalah keputusan politik. Karena itu tentukan lah pilihan pemimpinmu dengan bijaksana," tuturnya.

Pada kesempatan itu, Zulkifli juga mengingatkan, Pilpres itu sesungguhnya adalah pilihan diantara sesama teman. Karena itu tidak perlu ada pertikaian, perselisihan dan keributan. Tetapi lakukanlah pemilihan dengan cara-cara pertemanan perdamaian dan perkawanan.

"Yaitu pemilihan yang friendly," tutupnya. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya