Berita

Haedar Nashir/Net

Politik

Ketum Muhammadiyah: Cinta Tanah Air Berlebihan Bisa Pupuk Nasionalisme Ekstrem

SELASA, 30 OKTOBER 2018 | 04:06 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Cinta berlebihan disertai ekslusivitas yang menutup diri akan rasa ketanahairan bisa memupuk benih nasionalisme ekstrem jika tidak dikelola dengan benar.

Begitu pesan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir dalam akun Twitter @HaedarNs, Senin (29/10).

Nasionalisme ekstrem yang dimaksud Haedar adalah tumbuhnya ideologi ultranasionalisme seperti di Italia, Jerman, dan Jepang pada era Perang Dunia I dan Perang Dunia II.


“Cinta yang mengandung cemburu buta sekaligus kehilangan rasionalitas, akan memandang orang lain sebagai ancaman dan musuh negara hanya karena berbeda ekspresi cintanya kepada Indonesia. Indonesia seakan miliknya sendiri, orang lain dianggap penumpang gelap,” jelasnya.

Haedar kemudian menukil Alquran, Surah At-Taubah ayat 24. Inti dari surat itu, cinta kepada apapun, termasyk tanah air tidak boleh mengalahkan cinta kepada Allah dan Rasulullah.

“Maka, sungguh merugi manakala ada yang bersikap tahawwur atau nekat dengan meluruhkan iman nan jernih dan mengoyak keutuhan ukhuwah dengan saudara seiman, demi cinta tanah air yang berlebihan,” urainya.

Islam, sambung Haedar mengajarkan bahwa sebaik-baik setiap urusan adalah berada di tengah. Untuk itu, tidak perlu mengambil jalan radikal untuk mencintai tanah air.

“Lalu, mengapa mesti mengambil jalan radikal untuk mencintai Indonesia dalam sangkar besi ultra-nasionalisme yang usang?” pungkasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya