Berita

Fahri Hamzah/RMOL

Politik

Ada Banyak Tangan Yang Bekerja Di KPK Untuk Menutup Kasus

SENIN, 29 OKTOBER 2018 | 16:31 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Independensi Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) dalam mengungkap kasus-kasus korupsi besar terus dipertanyakan publik.

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah menyebut bahwa di KPK banyak tangan yang bekerja untuk menutup kasus.

"Kita di DPR sudah selidiki kasus di KPK, tapi di ujung ternyata minta tutup kasusnya. Ini karena ada tangan yang bekerja supaya itu ditutup. Padahaal saya percaya kalau dibuka banyak masalahnya," ucap Fahri di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (29/10).


Tindak tanduk KPK yang seperti itu sudah disorotinya sejak tahun 2006. Fahri sebagai politisi yang dikenal kritis sudah mulai mengkritik KPK sejak 2006.

"Saya sudah warning KPK dari tahun2006, puncaknya sekarang mereka dipakai sebagai alat oleh penguasa," tegasnya.

Beberapa kasus menurut dia banyak yang hilang begitu saja karena di dalamnya turut terlibat orang-orang yang dekat dengan penguasa. Dan hal itu, tegas Fahri jelas telah menipu rakyat Indonesia.

"Orang yang dekat dengan penguasa tiba-tiba hilang beritanya tidak ada lagi prosesnya. Luar biasa ini dan kita ditipu lagi oleh atraksi ini," pungkas Fahri. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya