Berita

Foto: RMOL

Dunia

AYIC 2018 Resmi Dibuka, Wamenlu Ajak Manfaatkan Bonus Demografi ASEAN

SENIN, 29 OKTOBER 2018 | 16:24 WIB | LAPORAN:

ASEAN perlu menanamkan nilai-nilai toleransi dan cara mengelola keberagaman agama serta budaya kepada calon pemuka agama masa depan. Hal ini untuk memastikan kawasan ini akan selalu damai, sejahtera dan berkeadilan.

Demikian disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri, Abdurrahman Mohammad Fachir saat membuka secara resmi kegiatan ASEAN Youth Interfaith Camp (AYIC) 2018 di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin pagi (29/10).

"Kita harus memanfaatkan peluang bonus demografi di kawasan ASEAN dengan terus memberdayakan kalangan pemuda melalui kegiatan-kegiatan yang kerja sama yang bias memupuk nilai-nilai kebersamaan dan toleransi," papar Wamenlu Fachir.


Dalam kegiatan AYIC 2018, 22 remaja ASEAN akan merepresentasikan keberagaman agama dan budaya selama enam hari di Jakarta, Yogyakarta dan Bali melalui interaksi langsung berupa dialog, diskusi dan seminar.

Lokasi kegiatan tersebar di sejumlah titik. Untuk Jakarta di Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral. Yogyakarta di Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Masjid Kotagede Mataram. Sementara di Bali berlangsung di Pura Besakih dan Desa Dalung.

Selain itu peserta juga akan secara langsung berdialog dengan para akademisi dan mahasiswa di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan Universitas Hindu Indonesia, Denpasar.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menggali nilai pembentukan karakter generasi muda ASEAN.

AYIC 2018 merupakan salah satu bentuk implementasi dari ASEAN Declaration on Culture of Prevention for a Peaceful, Inclusive, Resilient, Healthy and Harmonious Society yang disahkan oleh para Kepala Negara ASEAN pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-31 tahun 2017 di Manila, Filipina.

Deklarasi ini menekankan pada pendekatan berbasis masyarakat, sehingga manfaat ASEAN dapat dirasakan di tataran akar rumput, serta dapat berkontribusi terhadap terciptanya perdamaian dan kestablilan kawasan.

AYIC 2018 terselenggara atas kerja sama Kemenlu dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama Kementerian Agama.

AYIC 2018 merupakan yang kedua kalinya diselenggarakan setelah terakhir tahun 2017 lalu di Jombang, Jawa Timur bekerjasama dengan Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (UNIPDU). AYIC 2017 dibuka resmi oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla bersama Wamenlu Fachir.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya