Berita

Dunia

Mengenal Robert D. Bowers, Tersangka Penembakan Pittsburgh

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 | 10:58 WIB | LAPORAN:

Robert D. Bowers, penduduk lokal berusia 46 tahun, diidentifikasi sebagai pria di balik penembakan di sinagoga Tree of Life di Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat. Insiden nahas ini menewaskan 11 orang dan enam lainnya terluka, termasuk empat petugas.

Selama berbulan-bulan, Bowers menulis dan meresirkulasi komentar rasis tentang orang Yahudi dan muslim, serta teori konspirasi.

Kemudian, pada hari Sabtu, tepat sebelum penembakan itu, dia merekam pesan terakhirnya: "Saya tidak bisa duduk hanya mengawasi warga saya dibantai. Lihatlah baik-baik. Saya akan bergerak."


Pihak berwenang menyebut Bowers kemudian membunuh sekitar 11 orang di dalam dan sekitar Tree of Life, sebuah bangunan luas dengan jendela kaca patri, pohon peringatan emas dan sebuah Torah diselamatkan dari Holocaust.

Ketika itu hari Sabat, hari tersibuk sinagoge. Serangan itu adalah salah satu yang paling mematikan di komunitas Yahudi dalam sejarah Amerika Serikat.

"Tindakan Robert Bowers mewakili yang terburuk dari kemanusiaan," kata Jaksa Amerika Serikat untuk Distrik Barat Pennsylvania, Scott W. Brady seperti dikutip dari New York Times.  

Polisi menangkap Bowers, yang memiliki 21 senjata terdaftar atas namanya, menurut Perwakilan Mike Doyle dari Pennsylvania. Para pejabat mengatakan, dia tidak diketahui oleh penegak hukum sebelum penembakan, dan pencarian pangkalan data pengadilan Pennsylvania hanya menunjukkan pelanggaran lalu lintas 2015 atas namanya.

Bowers mengambil alih Gab, sebuah jaringan sosial yang dibuat khusus untuk kebebasan berbicara dan semakin populer di kalangan aktivis alt-right serta nasionalis kulit putih.

Setelah membuka akun di bulan Januari, dia berbagi aliran anti-Yahudi dan teori konspirasi. Di Gab, di mana ia menemukan komunitas yang berpikiran sama, mengirim ulang pesan dari pendukung Nazi.

"Orang Yahudi adalah anak-anak Setan," mengutip biografi Bowers.

Bowers tinggal sekitar 25 menit berkendara ke selatan sinagoga di sebuah kompleks apartemen bata di jalan buntu. Seorang tetangga mengaku tidak mengingat kapan melihat Bowers berbicara dengan siapa pun, setidaknya dalam dua tahun dia menetap di sana.

Penembakan itu terjadi sehari setelah pemerintah federal menangkap seorang pria di Florida atas tuduhan mengirim bom surat kepada tokoh Demokrat terkemuka. Pria itu, Cesar Sayoc Jr., juga memposting pesan-pesan sengit dan kadang-kadang kasar baik secara daring maupun di stiker yang menempel di jendela vannya.

Namun aktivitas media sosial Bowers tampak jauh lebih ekstrim.

Bowers sering memposting ulang konten anti-Semit yang menuduh orang Yahudi mengendalikan negara. Pada gambar yang direkayasa dari kamp konsentrasi Auschwitz, gerbang membaca: "Kebohongan Hasilkan Uang." Posting lain: "Buka Mata Anda! Itu adalah orang-orang Yahudi Jorok yang kotor Membawa EVIL Muslim Konyol ke Tanah Air !!"

Beberapa hari sebelum penembakan, Bowers menulis: “Trump adalah seorang globalis, bukan nasionalis. Tidak ada #MAGA selama ada” -dia memasukkan cerca untuk orang Yahudi “kutu.”[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya