Berita

Dedi Prasetyo/Net

Hukum

Biar Netral, PBNU Tawarkan Saksi Ahli Dari Timur Tengah Ke Polri

JUMAT, 26 OKTOBER 2018 | 01:10 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Mabes Polri akan menghadirkan saksi ahli dari Yaman dan Syiria untuk memperkuat bendera yang dibakar anggota Banser merupakan bendera HTI atau bukan.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan saksi ahli tersebut merupakan saran yang ditawarkan PBNU.

Saran itu sekaligus sebagai langkah netral polri dalam menghadirkan saksi.


Menurut Dedi saksi yang merupakan pakar agama Islam itu, memiliki kompetensi untuk menjelaskan apakah bendera yang dibakar adalah simbol umat Islam berkalimat tauhid atau bukan.

"Tadi sudah dikontak langsung perwakilan di Suriah dan Yaman, dicari tokoh dan orangnya dulu, seorang doktor lulusan dari Yaman," ujarnya saat ditemui usai hadiri pertemuan dengan Said Aqil di Kantor Pusat PBNU, Kamis (25/10)

Selain itu, tokoh tersebut mengalami sendiri bagaimana porak porandanya negara mereka hanya gara-gara satu simbol itu hingga memecah belah kelompok-kelompok islam.

Meski begitu, Dedi belum bisa memastikan kedatangan saksi ahli dari dua negara itu. Polri masih menunggu kepastian PBNU perihal saksi itu.

"Kita menunggu kabar dari beliau (PBNU), nanti akan saya sampaikan ke beliau lagi, kalau sudah ada yang direkomen dari Suriah dan Yaman, maka akan kita informasikan balik," demikian Dedi. [nes]


Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya