Berita

Foto/Net

Nusantara

Bupati Sukabumi Minta Santri Jadi Pionir Perubahan

RABU, 24 OKTOBER 2018 | 09:22 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Santri harus mampu menjadi pionir perubahan untuk menciptakan karakter pesantren yang moderat, toleran, dan komitmen cinta tanah air.

Begitu pesan Bupati Sukabumi Marwan Hamami dalam acara Gebyar Syi'ar Santri Sukabumi Tahun 2018 di Lapangan Alun-Alun Palabuhanratu yang diikuti ribuan santri dari berbagai pasantren yang tersebar di 47 kecamatan di Hari Santri Nasional (HSN).

Marwan menyatakan peringatan Hari Santri Nasional tahun ini yang mengusung tema “Bersama Santri Damailah Negeri” ini juga bagian respons atas kondisi bangsa Indonesia yang kini menghadapi berbagai persoalan, seperti hoax, ujaran kebencian, polarisasi politik, aksi kekerasan hingga terorisme.


Oleh karena itu, Marwan berharap kalangan pesantren dapat mencurahkan energinya untuk menjaga keutuhan dan persatuan.

"Saya berharap santri semakin vokal untuk menyuarakan dan meneladankan hidup damai serta menekan lahirnya konflik di tengah keragaman masyarakat," ujar Marwan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/10).

Marwan pun mengungkapkan pesan Menteri Agama Lukman Hakim yang mengatakan bahwa Hari Santri yang lahir atas Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015  merupakan babak baru dalam sejarah umat Islam Indonesia.

"Menurut Menteri Agama, Hari Santri merupakan wujud relasi harmoni antara pemerintah dan umat Islam, khususnya bagi kalangan santri", kata Marwan.

Lebih lanjut ,Marwan menjelaskan dalam memperingati Hari Santri pihaknya memberikan bantuan peduli bencana Palu, Donggala, dan Sigi. Selain itu pihaknya juga penyerahan piagam kepada santri berprestasi. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya