Berita

Rizal Ramli/Net

Hukum

Belain Petani, Rizal Ramli Dikriminalisasi ?

SELASA, 23 OKTOBER 2018 | 19:50 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tokoh nasional Dr Rizal Ramli akan memenuhi panggilan Polda Metro Jaya, Rabu (24/10) besok. Pemanggilan Rizal terkait pelaporan Partai Nasdem yang menuduh Menko Ekonomi dan Menko Maritim era Presiden Gus Dur dan Presiden Jokowi itu mencemarkan Surya Paloh.

"Dari tinjauan hukum, apa yang disampaikan oleh Pak Rizal Ramli sama sekali tidak ada hubungannya dengan pencemaran nama baik," kata salah satu pengacara Rizal, Effendi Sinaga SH, Selasa (23/10).

Seperti banyak diberitakan, tuduhan muncul berkaitan dengan pernyataan Rizal di stasiun televisi yang mengkritisi kebijakan impor pangan yang dilakukan Mendag Enggartiasto Lukita yang merupakan kader Nasdem. Esensi pernyataan Rizal adalah membela kepentingan para petani yang dirugikan oleh kebijakan impor Mendag Enggar.


Sebanyak 720 advokat menyatakan siap memberikan bantuan hukum secara gratis Rizal. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Ketua Dewan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Otto Hasibuan.

Effendi lantas merujuk KUHP yang menyatakan apabila pernyataan seseorang disampaikan dalam rangka untuk kepentingan publik maka yang bersangkutan tidak dapat dipidanakan.

Bagi para petani yang selama ini banyak dirugikan oleh berbagai kebijakan impor, kata Effendi Sinaga, pernyataan-pernyataan membela para petani yang disampaikan oleh Rizal ibarat kabar baik bagi kehidupan masa depan para petani.

"Bukan malah disikapi dengan tendensi ingin mengkriminalisasikan," tukas dia.[dem]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya