Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Kalimat Tauhid Harus Dijaga Bukan Dibakar

SELASA, 23 OKTOBER 2018 | 01:30 WIB | LAPORAN:

. Viralnya video aksi membakar bendera hitam bertuliskan kalimat Tauhid yang diduga dilakukan belasan anggota Banser Garut dinilai sebagai tindakan penghinaan dan penodaan agama.

"Mereka seharusnya paham, tulisan ataupun kalimat Tauhid harus dijaga, bukan dikotori atau dibakar. Terlepas apapun yang menjadi alasannya. Apalagi saat pembakaran dilakukan dengan sengaja direkam dan disebarkan, jelas itu adalah sebuah penghinaan," kata Dailami Firdaus, Senator dari Dapil DKI, Senin (22/10).

Menurut Dailami, tindakan itu sungguh keterlaluan dan tidak terpuji. Apalagi aksi itu diduga dipicu dari ketidaksukaan terhadap ormas tertentu.


"Aksi  pembakaran bendera hitam bertuliskan kalimat Tauhid masuk kategori penodaan agama. Jangan karena ketidaksukaan terhadap suatu ormas, malahan menjadi pintu masuk untuk merusak persaudaraan sesama muslim," tegas Dailami.

Kata Dailami, bila benar dilakukan anggota Banser, kepada Pengurus Besar Nadhatul Ulama (PB NU) agar menindak tegas kader-kadernya yang membakar bendera dengan bertuliskan kalimat Tauhid.

"Saya menghimbau kepada seluruh ormas ormas Islam agar tidak terprovokasi dan memilih untuk menempuh jalur hukum. Perlihatkan kepada mereka bahwasannya Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin," ujar Dailami. [dem]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya