Berita

Reinhard Calvin/Net

Politik

GRSI: Jokowi Berhasil Membuat Tonggak Kemajuan Indonesia

SENIN, 22 OKTOBER 2018 | 17:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Gerakan Rakyat Selamatkan Indonesia (GRSI) mengapresiasi kinerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo yang telah memasuki empat tahun.

GRSI menilai, empat tahun Jokowi sudah banyak hal yang telah dilakukan. Diantaranya merebut kembali sumber daya alam (SDA) Indonesia yang sempat berada di tangan pihak asing.

Seperti Freeport di Papua yang semenjak tahun 1967 berada di tangan asing kini telah diambil alih oleh Indonesia. Kemudian Blok Migas Sanga-Sanga di Kalimantan Timur berhasil diambil alih pengelolaannya oleh Pertamina pada Agustus 2018.


"Setelah 50 tahun dimiliki pihak asing, Indonesia akhirnya menguasai 51 persen saham Freeport. Negosiasi panjang demi anak-anak negeri. Di Riau ada juga Blok Rokan dan Kaltim Blok Mahakam, ini jadi kado rakyat di empat tahun Jokowi," kata Koordinator GRSI, Reinhard Calvin di Jakarta, Senin (22/10).

Dia yakin rakyat cukup puas di bawah empat tahun Jokowi memimpin Indonesia. Katanya, Jokowi berhasil membuat tonggak kemajuan Indonesia. Petahana itu dinilai cukup berhasil menciptakan pondasi pembangunan demi kesejahteraan Indonesia.

"Hasilnya yang kita rasakan di berbagai daerah untuk menghilangkan disparitas antar daerah melalui infrastruktur, lapangan terbang, pelabuhan, perbaikan bidang pendidikan, kesehatan, KIP, KIS, itu merupakan dasar-dasar yang bisa menjadi landasan ke depan," jelas Reinhard dalam keterangan tertulis kepada redaksi.

Dia melanjutkan bahwa salah satu capaian Jokowi tidak hanya berfokus untuk Jawa saja melainkan untuk Indonesia secara keseluruhan. Jokowi telah berhasil menekankan pemerataan pembangunan.

"Sebagai rakyat, kami melihat bahwa Presiden Jokowi memang manusia biasa. Tapi ia menularkan budaya yang belum menjadi kebiasaan banyak pejabat, bagaimana merakyat memimpin tanpa sekat. Infrastruktur merata dan bukti nyata ada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dan ini akan jadi pondasi yang sangat kuat bagi perekonomian Indonesia kedepan," jelasnya.

Lebih jauh, Reinhard menuturkan pihaknya berkomitmen mengawal pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, tanpa mengabaikan aspek pembangunan sumber daya manusia. Seluruh elemen bangsa diajak untuk menjaga soliditas persatuan dan kesatuan demi terwujudnya kemajuan dan kesejahteraan bangsa.

"Indonesia kini menghadapi bencana politik yang cukup mengkhawatirkan. Kami sangat sayangkan jika sesama anak bangsa sendiri menjadi saling caci maki, fitnah dan ujaran kebencian. Kami minta juga agar tidak memainkan isu SARA dan menyebar berita hoax di tahun politik kali ini," tutupnya. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya