Berita

Jamal Khashoggi saat memasuki konsulat/Net

Politik

Kematian Jamal Khashoggi Membuka Reaksi Internasional

SENIN, 22 OKTOBER 2018 | 16:59 WIB | LAPORAN:

Dugaan pembunuhan wartawan senior Jamal Khashoggi di gedung konsulat Arab Saudi di Istambul, Turki memunculkan penilaian dunia internasional bahwa kerajaan Arab Saudi anti kritik.
Pengamat Timur Tengah Yon Machmudi menjelaskan dugaan aksi pembunuhan Jamal bukan hanya mendapat sorotan pemerintah Turki, dunia internasional juga ikut menyoroti peristiwa tersebut.

"Peristiwa kematian Khashoggi ini melibatkan negara lain, Turki dan Amerika. Keterlibatan Amerika karena Khashoggi mendapatkan semacam residen untuk tinggal di Amerika," ujarnya saat dihubungi, Senin (22/10).

Yon menilai kerajaan Arab menjadi pihak yang paling bertangungjawab atas kematian Jamal. Menurutnya bisa saja kerajaan mengeluarkan perintah untuk mengamankan Jamal, namun perintah tersebut tidak berjalan baik di lapangan.

Yon menilai kerajaan Arab menjadi pihak yang paling bertangungjawab atas kematian Jamal. Menurutnya bisa saja kerajaan mengeluarkan perintah untuk mengamankan Jamal, namun perintah tersebut tidak berjalan baik di lapangan.

"Order penangkapan itukan dari kerajaan, nah bisa saja ordernya sampai penangkapan kemudian dibawa ke saudi, tetapi yang dilapangan yang terjadi adalah justru mungkin karena sesuatu hal terjadi diluar kontrol dan sebagainya. Pembunuhan ini pasti berdampak serius terhadap wajah Saudi di internasional," ujar Yon.

Sebelumnya Pemerintah Arab Saudi meminta maaf secara resmi kepada keluarga Jamal yang diduga tewas karena pembunuhan.

Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir kematian Jamal di gedung konsulat Saudi di Turki merupakan sebuah "operasi kejahatan". Jubeir memastikan Pemerintah Saudi akan memberi hukuman tegas bagi mereka yang bertanggung jawab atas kematian Jamal. Hukuman ini sekaligus mencegah peristiwa itu terulang kembali. [nes]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya