Berita

Edison Siahaan/Net

Politik

Proyek Infrastruktur Harus Sesuai Kebutuhan Rakyat, Bukan Pencitraan

MINGGU, 21 OKTOBER 2018 | 13:50 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pembangunan infrastruktur harus berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia. Selain menghemat anggaran, pembangunan yang didasarkan pada kebutuhan akan langsung berdampak positif ke rakyat.

Begitu kata Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW) Edison Siahaan dalam keterangan tertulisnya, Minggu (21/10).

Pembangunan proyek infrastruktur, sambungnya, harus diawali dengan study kelayakan yang konfrehensif. Artinya, proyek itu tidak secara instan muncul hanya didasarkan pada kepentingan kelompok tertentu saja.


“Jadi tidak ujug-ujug sesuai keinginan (pemimpin),” ujarnya.

Edison berharap sebelum Pilpres 2019 selesai, ada sebuah audit komprehensif terhadap proyek-proyek infratruktur yang sedang maun yang telah selesai dikerjakan pemerintah. Jika kemudian ditemukan indikasi atau bukti yang cukup bahwa ada kerugian negara, maka pemerintah harus diproses secara hukum.

“Pemerintah yang baru harus memfasilitasi proses penegakan hukum tersebut,” tuturnya.

“Langkah itu perlu untuk menjadi pertimbangan bagi pemerintah yang sedang berkuasa agar tidak melakukan pembangunan hanya berdasarkan keinginannya yang dijadikan sebagai pencitraan,” lanjut Edison.

Hasil audit komprehensif itu, sambung dia, bisa menjawab keraguan-keraguan publik. Salah satunya mengenai dugaan adanya praktik penyelewengan kebijakan atas proyek, seperti kereta api cepat Jakarta -Bandung.

“Kemudian penilaian biaya yang terlalu tinggi seperti LRT yang dipatok sebesar 40 juta dolar AS/ per kilometer. Padahal harga indeks tertinggi dunia hanya 8 juta dolar AS/ per kilometer,” tukasnya.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya