Berita

Luhut Binsar Panjaitan/Net

Politik

Luhut Imbau Kader Golkar Jangan Bikin Aneh-Aneh Sampai April 2019

MINGGU, 21 OKTOBER 2018 | 07:20 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Politisi senior Partai Golkar Luhut Binsar Panjaitan mengingatkan kader partai berlambang pohon beringin tidak melakukan hal aneh sampai April 2019 mendatang.

Termasuk terseret kembali dalam kasus korupsi. Belakangan kader Golkar jadi sorotan karena tersandung kasus korupsi. Seperti mantan Sekjen partai Idrus Marham, Eni Maulani Sarahih. Terakhir Neneng Hassanah Yasin, kader Golkar yang jadi petahana Bupati Bekasi terseret kasus suap perizinan proyek Meikarta.

Menurut Luhut, hal ini penting untuk menjaga elektabilitas partai di Pileg. Selain itu, imbauan Luhut itu untuk mencegah konflik terjadi di tubuh Golkar.


"Saya pikir, Golkar harus menempatkan diri dan menjauhkan diri yang aneh-aneh. Jangan sampai Golkar ada macam-macam," ujarnya saat silaturahmi dengan sesepuh dan tokoh Golkar di Ritz Calton, Sabtu malam (20/10).

Lebih lanjut, Menko Kemaritiman ini juga mengingatkan agar kader Golkar setia dengan Airlangga Hartarto selaku ketua umum. Beberapa kali ia mendapat info adanya kader yang berbeda pendapat dengan Airlangga.

"Beda satu sama lain, pasti ada, kuping saya banyak. Tapi jangan terus berkelahi. Kompak, kita jangan mengkhianati. Begitu ada perbedaan, pindah. Begitu ada perbedaan, pindah. Kita kelola perbedaan itu. Kalau ada perbedaan kita selesaikan. Saya yakin pada senior Golkar setia. Budaya kutu loncat harus dibuang," ujar Luhut. [nes]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya