Berita

Pelantikan TKD Sumut/Net

Politik

Hasto: Meski Survei Jokowi Tinggi, TKD Sumut Jangan Lengah!

MINGGU, 21 OKTOBER 2018 | 07:12 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo-Ma’ruf Amin diklaim telah jauh melampaui pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto menyebut bahwa elektabilitas pasangan nomor urut 01 itu telah mencapai lebih dari 60 persen.

Namun demikian, saat melantik Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf, Sumatera Utara (Sumut), Hasto mengingatkan agar survei tinggi itu tidak membuat tim yang dipimpin Ivan Iskandar Batubara menjadi lengah.


Dia mengajak para parpol pengusung, relawan dan seluruh elemen masyarakat pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf untuk menyatukan energi. Hal ini bukan semata-mata demi kemenangan di Pilpres 2019, tetapi untuk mewujudkan kejayaan Indonesia.

“Elektabilitas Pak Jokowi-Kiai Maruf menurut survei terakhir 61 persen, jauh melampaui pihak sana. Tapi kita tidak boleh lengah,” tegasnya di Hotel Polonia, Medan, Sumut, Sabtu (20/10).

Dalam kesempatan itu, Hasto menguraikan bahwa posisi Sumut sangat strategus, sehingga pemerintahan Jokowi melakukan pembangunan yang cukup progresif di provinsi ini. Mulai dari pembangunan infrastruktur, sampai wisata, dan kebudayaan.

“Sumut adalah pintu gerbang di Pulau Sumatera yang menyimpan jejak sejarah peradaban dan kebudayaan bangsa. Ini semua harus kita rawat,” ujarnya.

Sementara itu, Ivan mengatakan bersedia memimpin TKD Sumut setelah istikarah dan mendapat saran dari keluarganya. Kendati bersahabat dengan Sandiaga, Ivan memilih mendukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin atas saran keluarganya.

“Anak saya tahu betul saya bersahabat dengan Sandiaga, tetapi dia menyarankan agar saya memilih Pak Jokowi yang sudah bekerja keras untuk rakyat. Dan niat saya memang memilih orang baik,” ujar Ivan yang membawa anak istrinya, disambut haru dan riuh tepuk tangan ratusan hadirin. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya