Berita

Setyo Wasisto/Net

Hukum

Usai Rekonstruksi Polisi Masih Tutup Lapangan Tembak Outdoor Senayan

SABTU, 20 OKTOBER 2018 | 04:31 WIB | LAPORAN:

Polisi masih menutup lapangan tembak outdoor Senayan. Penutupan ini untuk memudahkan polisi dalam melakukan penyidikan.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto belum bisa memastikan berapa lama jangka waktu penutupan lapangan tembak di luar ruangan.

Meski demikian tidak seluruhnya tempat latihan tembak itu ditutup. Tempat latihan tembak yang berada di dalam ruangan atau indoor akan beroperasi seperti biasa.


"Kalau untuk tembak target boleh, karena dalam ruangan (masih beroperasi)," ujar Setyo di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (19/10).

Penutupan dilakukan sejak Selasa (16/10) ini buntut insiden peluru nyasar ke Gedung DPR pada Senin (15/10).

Sebelumnya Polda Metro Jaya melakukan rekonstruksi peluru nyasar di lapangan tembak Senayan. Hasil rekonstruksi diketahui senjata menggunakan aksesoris yang mengubah sistem dari semi automatic jadi automatic. Dari tembakan hanya satu-satu bisa menjadi tembakan beruntun.

Hal ini dilakukan oleh salah satu tersangka, IAW yang mengubah pistol Glock 17 yang semestinya semi-otomatis menjadi otomatis.

Menurut Setyo, pistol Glock 17 merupakan pistol semi otomatis rekoil pendek dengan menggunakan peluru kaliber 9 mm. Tersangka memodifikasi menjadi otomatis sehingga, peluru yang dimuntahkan beruntun.
Sementara Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) melarang penggunaan senjata otomatis untuk olahraga.

"Dalam satu menit satu magazin bisa habis," kata Setyo.

Selain itu, diketahui tersangka IAW dan RMY mengaku telah menembakkan hampir 300 butir dari total 450 proyektil peluru. [nes]


Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya