Berita

Yayat Supriyatna/Net

Nusantara

Wagub Pengganti Sandi Harus Paham OK Oce Dan Rumah DP Nol Rupiah

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 | 18:35 WIB | LAPORAN:

. Kursi wakil gubernur DKI Jakarta hingga saat ini masih kosong setelah ditinggalkan Sandiaga Uno yang maju sebagai calon wakil presiden.

Kekosongan kursi wagub DKI diyakini akan berpengaruh kepada fungsi koordinasi pimpinan di ibukota.

Pengamat kebijakan publik, Yayat Supriyatna mengatakan, hal itu bakal berimbas pada kebijakan-kebijakan yang akan diambil Gubernur DKI, Anies Baswedan karena tidak ada keseimbangan koordinasi.


"Pengaruh sekali karena terkait dengan fungsi koordinasi," kata Yayat saat dikonfirmasi, Kamis (18/10).

Sambung Yayat, wagub pengganti Sandi nantinya juga harus paham betul tentang beberapa program stragtegis Anies-Sandi yang saat ini sudah setengah jalan.

Kalau tidak, dikhawatirkan tujuan utama program stragtegis itu malah tidak tepat sasaran. Imbasnya warga yang terkena dampak.

"Wagub yang paham soal program seperti OK Oce, OK Otrip (Jak Lingko) dan rumah DP nol rupiah. Harus ngerti jadi nanti tidak lama-lama (program) ini hilang, atau program ini jadi tidak sesuai lagi," tambahnya.

Intinya, sambung Yayat, pengganti Sandi adalah orang mengerti dan tahu persoalan Jakarta. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya