Berita

Acara kongkow kebangsaan PW Ansor DKI/RMOL

Nusantara

GP Ansor Ajak Masyarakat Tanam Nilai-nilai Pancasila

RABU, 17 OKTOBER 2018 | 20:57 WIB | LAPORAN:

Masyarakat diimbau dapat menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor DKI Jakarta Abdul Azis menjelaskan, dengan diterapkannya nilai-nilai Pancasila maka ancaman memecah belah bangsa baik yang berasal dari dalam dan luar negeri tidak akan terjadi. Terlebih yang dilakukan dengan menghembuskan isu suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA).

"Kalau nilai-nilai Pancasila sudah tertanam dan dijalankan dengan baik, kita sebagai sebagai bangsa yang besar akan kokoh dan tidak mudah terpecah belah," katanya dalam acara kongkow kebangsaan PW Ansor DKI bertajuk 'Memperkuat Persatuan Bangsa dalam Bingkai Kebhinnekaan' di Gedung PWNU DKI, Rabu (17/10).


Azis pun meminta masyarakat tidak mudah terpancing dengan isu SARA ditambah maraknya hoax di media sosial.

Lanjutnya, umat Islam harus tetap menjadi tauladan dan insiprasi bagi kehidupan berbangsa di Indonesia.

"Islam sebagai rahmatan lil alamin, tidak sebatas sesama manusia apalagi hanya karena perbedaan agama  atau politik. Tapi juga buat hewan, tumbuhan dan seluruh alam," jelas Azis.

Dalam kongkow kebangsaan yang digelar sebagai rangkaian Kirab Satu Negeri itu, Ketua Ikatan Alumni PMII DKI Sudarto mengapresiasi konsistensi GP Ansor yang setia menjaga keutuhan bangsa dalam bingkai NKRI, kebhinnekaan dan Pancasila.

"GP Ansor tidak diragukan lagi gerakannya, akan kecintaan terhadap agama, bangsa dan negeri. Bahwa untuk menyuarakan kita ini sama, cinta Indonesia bisa dilakukan dengan cara cara informal," jelasnya. [nes]



Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya