Berita

Nusantara

Gubernur Anies Akan Evaluasi Keberadaan Lapangan Tembak Senayan

RABU, 17 OKTOBER 2018 | 17:38 WIB | LAPORAN:

. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berencana akan mengevaluasi lokasi Lapangan Tembak Senayan yang berada tidak jauh dari Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.

Lapangan Tembak Senayan dipergunakan Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) untuk tempat latihan.

Hal tersebut disampaikan Anies menanggapi peristiwa empat peluru nyasar yang mengarah dan mengenai empat ruang kerja anggota DPR di Gedung Nusantara I.


"Nanti kita akan cek secara tata ruang seperti apa, karena 2019 besok adalah tahun dimana kita melakukan revisi atas rencana tata ruang dan rencana wilayah. Pada saat itulah kita bisa melakukan perubahan-perubahan," kata Anies saat melakukan kunjungan kerja di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (17/10).

Menurut Anies, keberadaan lapangan tembak berdekatan dengan lingkungan warga memiliki resiko yang sangat besar. Selain gedung DPR, Lapangan Tembak Senayan berdekatan dengan Stasiun Palmerah, perkantora, pasar, dan gedung sekolah.

Karenanya, Anies bakal mengecek langsung tempat tersebut apakah tempat itu sudah aman bagi warga di lingkungan sekitar atau tidak.

"Nanti kita lihat memang safety itu penting sekali apalagi tempat-tempat yang memiliki resiko seperti lapangan tembak dan bukan lokasi baru ya artinya lokasi sudah lama," tambahnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya