Foto: RMOL
Foto: RMOL
Duta Besar Uni Eropa (UE) untuk Indonesia, Vincent Guerend mengatakan, ujaran kebencian dan disinformasi kian marak karena penggunaan media sosial yang kian masif. Tak hanya itu, keduanya menurut dia juga timbul karena keinginan seseorang untuk menjadi orang paling pertama dalam menyebarkan informasi.
"Secara umum tren ini disebabkan karena maraknya sosial media dan keinginan untuk menyampaikan informasi lewat internet," katanya dalam seminar bersama dengan tema "Addressing Hate Speech and Disiformation with a Rights-Based Approach" di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Rabu (17/10).
Populer
Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11
Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16
Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33
Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04
UPDATE
Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56
Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30
Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04
Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40
Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20
Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05
Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41
Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27