Berita

Hukum

Polri Tunggu Surat DPO Dirjen Pas Soal 1.011 Napi Yang Kabur

SELASA, 16 OKTOBER 2018 | 21:52 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sekitar 1.011 warga binaan alias narapidana dibeberapa lembaga pemasyarakatan Sulawesi Tengah masih berada diluar.

Mereka kabur lantaran bencana alam yang menimpa Kota Palu dan Donggala.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengingatkan agar para napi untuk melaporkan diri kepada aparat hukum.


Ia mengingatkan wajib lapor itu dimulai pada hari ini, Selasa (16/10).

"Tanggal 16 Oktober ini mereka yang diluar harus sudah melapor dan meneruskan sisa masa penahanan," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (16/10).

Lebuh lanjut Dedi menjelaskan pihaknya tetap menunggu keputusan Daftar Pencarian Orang (DPO) dari Ditjen Pemasyarakatan. Untuk itu, sejauh ini upaya Polri hanya mendorong para napi untuk menyerahlan diri dengan melapor ke aparat hukum.

"Kita nunggu surat Dirjen PAS, kan satu minggu waktunya setelah deadline hari ini," ujarnya.

Adapun data narapidana yang masih berada di luar dari beberapa Lembaga Pemasyarakatan yakni, Lapas kelas II Palu dari total napi 556, sebanyak 329 napi masih berada diluar. Sementara di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) kelas II Palu, dari 28 orang delapan orang diantaranya masih di luar.

Di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Palu, dari 86 orang warga binaan, 69 diantaranya masih diluar. Untuk Rutan kelas II A Palu total 459 napi, sebanyak 322 masih berada di luar. Di Rutan kelas II B Donggala, total 336, sebanyak 279 napi masih berada di luar dan di Rutan cabang Parigi dari 173 narapidana, empat orang masih berada di luar. [nes]



Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya