Berita

Foto/Net

Nusantara

Polemik

Negara Tak Boleh Kalah Lawan Pelaku Karhutla

Saksi Ahli Lingkungan Digugat
SABTU, 13 OKTOBER 2018 | 08:40 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan mem­bantu ahli penghitungan dampak lingkungan yang digugat perusahaan pelaku pembakaran hutan dan la­han (karhutla).

"Kami akan terus ber­sama dengan Prof Bambang Hero serta para ahli yang lain dalam menghadapi pembalasan yang dilakukan oleh korporasi pelaku keja­hatan karhutla," kata Rasio Ridho Sani, Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian LHK.

"Negara tidak boleh takut dan kalah. Penegakan hu­kum akan dilakukan secara tegas terhadap pelaku keja­hatan lingkungan hidup dan kehutanan," tegas Ridho.


Bambang Hero Saharjo menjadi saksi ahli dalamperkara gugatan Kementerian LHK terhadap PT Jatim Jaya Perkasa (JJP) di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

PT JJP diperkarakan atas kebakaran di lahan konsesinya di Riau. Menurut Bambang, korporasi itu harus bertanggung jawab. "Pembakaran dilakukan secara sengaja, seluas 1.000 hek­tar, dan saat kebakaran sa­rana dan prasarana peru­sahaan minim, sehingga tidak mampu lakukan pe­madaman," kata Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) itu pada sidang 21 Oktober 2015.

PT JJP akhirnya dihukum membayar ganti rugi Rp 500 miliar. Perusahaan itu me­nyerang balik. Sasarannya Bambang karena keteran­gannya yang membuat PT JJP dihukum.

Bambang dituntut mem­bayar kerugian lebih dari setengah triliun yang diala­mi PT JJP. Rinciannya Rp 10 miliar untuk ganti biaya pengurusan perkara dan Rp 500 miliar untuk ganti rugi immaterial. ***

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya