Berita

Amien Rais/RMOL

Hukum

Kabid Humas PMJ: Amien Rais Dipanggil Berdasarkan Surat Laporan Yang Masuk

RABU, 10 OKTOBER 2018 | 13:49 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

. Menanggapi pernyataan Amien Rais yang menyebutkan pemanggilannya sebagai saksi dalam kasus hoax aktivis Ratna Sarumpaet janggal, Polda Metro Jaya mempunyai penjelasan tersendiri.

Kepala Bidang Humas PMJ Kombes Polisi Argo Yuwono mengatakan bahwa pemanggilan Amien sudah sesuai prosedur.

Argo menambahkan bahwa pemanggilan terhadap Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional itu sebagai saksi kasus penyebaran berita hoax atas tersangka Ratna adalah berdasarkan laporan polisi.


"Bukan berdasarkan penangkapan Ratna Sarumpaet," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/10).

Argo menjelaskan, tim penyidik dari Reskrimum PMJ menerima laporan polisi terkait berita bohong Ratna pada 2 Oktober 2018 sehingga pemanggilan Amien berdasarkan laporan dari masyarakat meskipun Ratna baru ditangkap pada 4 Oktober 2018.

Jadi, lanjut Argo, surat pemanggilan Amien berdasarkan laporan polisi yang diterima PMJ.

"Tanggal 2 sudah ada laporan polisi. Jadi dasarnya jangan penangkapan Bu Ratna Sarumpaet. Tanggal 2 itu muncul LP (laporan polisi)," sambung Argo.

Amien Rais sebelumnya mempermasalahkan surat panggilan ke dirinya sebagai saksi.

Amien mempertanyakan surat panggilan tanggal 2 Oktober yang dilayangkan ke dirinya, sedangkan Ratna Sarumpaet ditangkap pada 4 Oktober.

"Ini surat panggilan untuk saya tanggal 2 Oktober yang katanya berdasarkan keterangan Sarumpaet, padahal Sarumpaet ditangkap tanggal 4 Oktober. Ini sangat janggal. Tanggal 2, Sarumpaet belum memberi keterangan apapun ke polisi," ujar Amien setibanya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/10). [rus]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya