Berita

Presiden Jokowi/Seskab

Nusantara

Presiden Jokowi Minta Siswa Indonesia Bersatu, Jangan Mau Diadu Domba

RABU, 10 OKTOBER 2018 | 12:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo meminta sekitar 540 peserta Apresiasi Kebangsaan Siswa Indonesia (AKSI) untuk ikut meluruskan dan menghindari hal negatif yang ada di media sosial seperti fitnah, hoax, saling mencela dan saling mengejek.

"Anak-anak kan pegangannya ini (menunjukkan gadget). Diluruskan, dibetulkan ya (penggunaannya)," kata Jokowi sapaan akrab Kepala Negara saat menghadiri silaturahim dengan peserta AKSI, di Grand Mulya Resort and Convention Hotel, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/10).

Sebelumnya, Jokowi menyampaikan betapa besar bangsa Indonesia, yang memiliki 263 juta penduduk, 514 kabupaten/kota, dan 34 provinsi.


Bedanya dengan negara lain, menurut Jokowi, kita dianugerahi oleh Tuhan Allah SWT perbedaan-perbedaan yang sangat banyak sekali. "Berbeda-beda suku, berbeda-beda agama, berbeda-beda adat, berbeda-beda tradisi, berbeda-beda bahasa daerah, beda semuanya," ujarnya.

Jokowi mengingatkan para peserta AKSI jangan sampai diadu-adu karena kepentingan-kepentingan, bisa kepentingan luar juga bisa kepentingan politik di dalam.

"Ini berbahaya sekali," tegasnya dilansir dari laman Setkab.

Negara ini, lanjut Jokowi, membutuhkan para siswa sekolah peserta AKSI dalam rangka bersaing dengan negara-negara lain. Karena itu, kalau tidak bersatu bisa rugi.

Jokowi menunjukkan betapa besarnya hasil yang didapat jika semua unsur masyarakat di Tanah Air bersatu. Dia mengingatkan saat menjadi tuan rumah Asian Games 2018 pada akhir Agustus lalu, saat seluruh unsur masyarakat bersatu, Indonesia berhasil mendapatkan 31 medali emas.

"Coba misalnya saat Asian Games, begitu bersatu kita dapat 31 medali emas. Biasanya dapet 4, dapet 5, rangkingnya 22, rangkingnya 15, rangkingnya 17, kemarin rangkingnya 4. Karena apa? Bersatu," tegasnya.

Menurutnya, saat Asian Games itu tidak ada yang memikirkan yang badminton itu agamanya apa, dari suku mana, dari provinsi mana enggak mikir.

"Hanya untuk Indonesia, untuk Merah Putih, itu saja saat berkompetisi," ujar Jokowi seraya menambahkan, kalau semua berpikir seperti itu, negara ini akan maju.

Ditambahkan Jokowi, bahwa ke depan tantangan-tantangan semakin tidak gampang dan tidak ringan. Tetapi dia meyakini anak-anak Indonesia memiliki sebuah potensi dan kekuatan untuk bersaing dengan negara-negara lain. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya