Berita

Foto: Net

Bisnis

Harga Sawit Rendah, Petani Dipersulit Pungutan Biodisel

RABU, 10 OKTOBER 2018 | 08:50 WIB | LAPORAN:

Petani kelapa sawit mengeluhkan rendahnya harga Tandan Buah Segar (TBS) yang ada di Indonesia. Sementara di negeri tetangga Malaysia, harga sawitnya bagus.

Ketua Umum Pengurus Nasional Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Mansuetus Darto menjelaskan, rendahnya harga sawit di Tanah Air disebabkan oleh sejumlah faktor.

Selain adanya pihak tertentu yang selalu mengampanyekan bahwa harga sawit Indonesia baik-baik saja, juga petani dipersulit dengan adanya pungutan biodiesel yang dibebankan.


"Kalau tidak ada pungutan biodiesel, harganya akan sama. Karena dengan pungutan 50 dolar AS per ton itu oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit  atau BPDP-KS di dalam PP 24 Nomor 2015, mengurangi harga sawit petani sebesar 125 rupiah per kilogram," beber Darto dalam keterangannya, Rabu (10/10).

Dia mengatakan, dalam periode 2015-2016 saja, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) menghimpun dana Rp 18,34 triliun, di mana sebesar 89 persen di antaranya untuk subsidi hasil bahan bakar nabati (biofuel).

Darto melanjutkan, harga TBS yang berlaku di Indonesia tentunya tidak selalu sama dengan praktek pembelian di tingkat pabrik.

"Malah cenderung di bawah harga itu. Sementara harga sawit di Malaysia yang diterima petani selalu sama antara ketentuan pemerintah dan praktek di lapangan bagi semua petani pekebun," terangnya.

Harga TBS yang rendah ini, imbuh dia, bukan karena kampanye hitam yang sering disebutkan orang di Indonesia, yang kemudian ingin menyembunyikan praktek buruk penentuan harga sawit di lapangan bagi petani plasma dan swadaya. Darto mencatat, hingga hari ini, harga sawit petani Indonesia dan Malaysia selalu berbeda.

"Saya mengambil harga sawit dari kedua negara ini di awal bulan Oktober 2018 ini, berbeda," ujarnya.

Harga TBS di Malaysia dengan rata-rata sebesar 435 ringgit per  ton. Kalau dikonversi ke rupiah menjadi sebesar Rp 1.595.486,08 per ton TBS.

Sementara, harga sawit yang diterima oleh petani di Indonesia di awal bulan September kemarin saja, rata-rata sebesar Rp 1.385.87 per kilogram. Dan jika di konversi ke hitungan per ton sama dengan Rp 1.385.870 per ton.  

"Jadi harga di petani sawit kita tetap lebih rendah kok. Petani susah terus jadinya," ujarnya.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat Lampung, Apa Maknanya?

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Safari Politik Jokowi Bukti Kepemimpinan Gibran dan Kaesang Lemah

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Jokowi dan PSI, Duri dalam Daging Pemerintahan Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:09

Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak El Nino 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05

Keiko Fujimori Akhirnya Bernasib Sama Seperti Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:03

KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT Kuansing

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:57

Panitia Minta Jokowi Datang Setelah Acara Adat, Kunjungan Malah Batal

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50

Koperasi Beri Ruang Bagi Mahasiswa Berwirausaha

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:37

Tutup Perdagangan Akhir Bulan: IHSG Merosot ke 5.643, Rupiah Loyo Dekati Rp18 Ribu

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:28

Ketum AHY: Genap 25 Tahun, Partai Demokrat Ingin jadi Bagian Solusi

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:19

Selengkapnya