Berita

Foto: BBC

Dunia

Mengemudi Dengan Monyet, Sopir Bus Ini Tuai Kecaman

SENIN, 08 OKTOBER 2018 | 07:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang pengemudi bus India dikenakan sanksi karena membiarkan seekor monyet menyetir busnya.

Hal itu terungkap dari video yang viral di Karnataka selatan India baru-baru ini.

Menurut perusahaan transportasi terkait, insiden itu terjadi pekan kemarin. Pihak perusahaan baru mengetahui tindakan pengemudi yang tidak biasa setelah video itu menjadi viral.


Menurut saksi, monyet itu naik ke kendaraan dengan penumpang lain. Monyet itu tidak mau duduk di kursi lain dan hanya ingin duduk di kursi sopir. Dia hanya ingin duduk di panhluan sang sopir bus yang tengah melajukan kendaraan.

Sementara itu sang sopir, bernama M Prakash, tampak tidak peduli dengan hal ini. Dia mengijinkan monyet itu untuk bersama dengannya melajukan kendaraan.

Menurut laporan, monyet itu akhirnya keluar dengan sendiri setelah bus berhenti.

Video itu membuat geram masyarakat sekitar. Pihak perusahaan pun menjatuhkan sanksi penangguhan pada sopir tersebut.

"Keamanan penumpang tidak dapat dipertaruhkan dengan membiarkan roda dikemudikan monyet," begitu keterangan pihak perusahaan seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya