Berita

Ilustrasi/Reuters

Dunia

Tim Perancis Bantu Cari Jasad Korban Gempa Sulteng

SABTU, 06 OKTOBER 2018 | 13:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah tim ahli penyelamat Perancis turun ke wilayah yang terkena dampak gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah akhir pekan ini.

Mereka mencari jasad korban yang masih belum ditemukan di pinggiran kota Palu,

Sejauh ini, tercatat ada lebih dari 1.500 orang dinyatakan meninggal dunia akibat gempa berkekuatan 7,5 skala richter ang disusul tsnuami pekan kemarin. Namun ratusan lainnya masih dinyatakan hilang.


Mereka yang dinyatakan hilang dikhawatirkan berada di dalam lumpur kering dan reruntuhan puing bangunan.

Salah seroang anggota tim penyelematan Perancis, Arnaud Allibert mengatakan bahwa pihaknya mencari korban di puing dan lumpur yang masih tersisa dari desa Petobo.

Tugas tim adalah menemukan dan mengambil mayat di permukaan untuk membersihkan jalan bagi alat berat untuk masuk dan melakukan penggalian lebih dalam.

"Kami akan membersihkan semua reruntuhan dangkal yang berada di atas dan masuk ke celah dan melihat apakah ada mayat," kata Allibert.

“Jika ada mayat di celah, kami akan mengekstraknya. Jika kita melihat bagian tubuh mencuat, kita akan menggali untuk mengeluarkan tubuh. Ini adalah pekerjaan jangka panjang, tetapi setelah itu, mereka akan datang dengan mesin berat," sambungnya seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya