Berita

Mohammed Bin Salman dan Trump/Net

Dunia

Mohammed Bin Salman: Saudi Bisa Bertahan 2.000 Tahun Tanpa Amerika Serikat

SABTU, 06 OKTOBER 2018 | 09:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Putra mahkota Saudi, Mohammed bin Salman membandingkan reformasi keuangan, politik dan hukum di kerajaan dengan apa yang telah terjadi di Amerika Serikat.

"Jika kamu melihat Amerika Serikat, ketika misalnya mereka ingin membebaskan budak. Berapa harganya? Perang sipil. Ini membagi Amerika selama beberapa tahun. Ribuan, puluhan ribu orang tewas untuk memenangkan kebebasan bagi para budak," kata Mohammed bin Salman dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg jelang akhir pekan ini.

"Di sini kami mencoba untuk menyingkirkan ekstremisme dan terorisme tanpa perang sipil, tanpa menghentikan negara itu dari tumbuh, dengan kemajuan berkelanjutan di semua elemen," tambahnya.


Dia menepis komentar Presiden Amerika Serikat Donald Trump tentang Arab Saudi yang akan musnah dalam waktu dua minggu tanpa dukungan Amerika. Mohammed bin Salman mengatakan bahwa kerajaannya ada beberapa dekade sebelum Amerika Serikat dan akan membutuhkan waktu hingga sekitar 2.000 tahun untuk mungkin menghadapi beberapa bahaya.

“Sebenarnya, kami tidak akan membayar apa pun untuk keamanan kami,” tambahnya seperti dimuat Russia Today. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya