Berita

Melania Trump di Kenya/Reuters

Dunia

Helm Ala Penjajah Melania Trump Jadi Sorotan Di Kenya

SABTU, 06 OKTOBER 2018 | 08:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

First Lady Amerika Serikat, Melania Trump menuai kritik karena penampilannya ketika melakukan safari di Kenya jelang akhir pekan ini.

Dalam tur Afrika yang tengah dilakukannya, Melania sempat berkunjung ke taman nasional di dekat kota Nairobi Kenya. Pada saat itu, dia mengenakan celana panjang, sepatu bot dan kemeja putih panjang.

Namun yang menjadi perhatian adalah penutup kepala yang dia gunakan. Melania mengenakan helm empulur putih yang serupa dengan yang digunakan penjajah eropa semasa kolonial di seluruh Afrika pada abad ke-19.


Dalam safari itu dia naik ke kendaraan terbuka untuk melihat dan mengambil foto sejumlah hewan di taman nasional seperti zebra, jerapah, badak dan kuda nil.

Dia juga berhenti di sebuah situs di mana 105 ton gading dibakar sebagai bagian dari upaya untuk mencegah perdagangan.

Helm yang dikenakan oleh Melania menjadi sorotan karena helm model seperti itu pernah dipakai oleh penjelajah Eropa dan pemerintah kekaisaran di Afrika, sebagian Asia dan Timur Tengah pada abad ke-19 sebelum diadopsi oleh perwira militer.

Namun tentara,  pemandu dan spesialis margasatwa mengganti helm empulur sejak lama dengan tutup kepala yang lebih praktis dan kurang kontroversial.

“Helm empulur yang Anda bawa itu digunakan oleh penjajah selama hari-hari gelap. Tidak cocok dengan kita orang Afrika. Siapa yang menyarankan Anda?” tulis Pauleen Mwalo, dari Nairobi, di Twitter.

Pengguna sosial media lainnya mencatat kemiripan wanita pertama dengan Meryl Streep dalam film Hollywood Out of Africa, film adaptasi dari buku karangan Karen Blixen, seorang baroness dan pemukim Denmark di Kenya. Demikian seperti dimuat The Guardian. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya