Berita

Bisnis

Tim Cepat Tanggap ESDM Berhasil Membuka Akses Ke Jalan Diponegoro Palu

KAMIS, 04 OKTOBER 2018 | 11:36 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Tim Emergency Response Team (ERT) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memberikan support bagi pemulihan pascagempa dan tsunami di Palu dan sekitarnya.

Pada Rabu kemarin (3/10), Tim Cepat Tanggap ESDM melakukan beberapa kegiatan dengan bantuan alat berat excavator dan buldozer.

Ketua Tim Cepat Tanggap ESDM, Satry Nugraha melaporkan dari Posko Kementerian ESDM Siaga Bencana di Palu, beberapa hal yang sudah dilakukan tim gabungan perusahaan di sektor ESDM.


Antara lain, melakukan penebangan pohon-pohon untuk membuka akses evakuasi tiga korban di Jl. Diponegoro, memindahkan barang warga sekitar yang masih layak untuk dipakai, juga melakukan mobilisasi alat berat buldozer dari Poboya lokasi PT Citra Palu Minerals ke Posko KESDM.

Ditambahkan, kerja cepat dilakukan Tim Cepat Tanggap ESDM antara lain dengan membangun Dapur Umum di Posko Kementerian ESDM Siaga Bencana.

"Hari ini tim berhasil melakukan evakuasi dua jenazah di Jl. Cumi-Cumi, evakuasi satu korban di Jl. Kartini, evakuasi empat korban di Jl Sungai Bongka, hingga pencarian korban di Jl. Dewi Sartika III, Kelurahan Jono Oge, Kecamatan Sigi menyusuri jalur lumpur dan menemukan jenazah lima korban," terang Satry.

Selanjutnya tim mengirim semua jenazah yang berhasil dievakuasi untuk dibawa ke RS Bhayangkara. Tim medis ERT Kementerian ESDM juga turut membantu penanganan medis di RS Undata, Palu serta melakukan operasi bedah di RS Undata.

Satry menuturkan, alat berat yang didatangkan tim ERG secara bergantian dengan Basarnas membuka akses reruntuhan (10.30 sampai 16.37 WITA) berhasil menembus beton di Hotel Mercure.

"Alhamdulillah beton di Hotel Mercure berhasil ditembus sore tadi," ungkapnya.

Total, sebanyak tujuh unit alat berat (3 PC, 1 dozer, 3 crane) dari tim ERT telah beroperasi di Palu.

"Dari tim ERT, akan ada tambahan 18 unit yang terdiri dari 7 PC, 4 Dozer, 2 crane, 3 Dump truck, 1 fuel tank, 1 barge, yang akan datang mensupport kegiatan pemulihan pascagempa Palu ini," demikian Satry. [rus]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya